Prospektus Program Studi/Jurusan
(Prospek Kerja, Karir, Profesi, dan Kompetensi Lulusan)
| Prospektus S1 Agribisnis / Agrobisnis |
Agribisnis muncul sebagai ilmu pengetahuan yang berkembang melalui keterpaduan berbagai sektor ekonomi yang bersumber dari sumber daya hayati.
Agribisnis adalah sistem yang terintegrasi pada aktivitas produksi usahatani (on farm) dan pendukungnya (sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk dan alat mesin pertanian), pengolahan hasil pertanian (agroindustri), distribusi dan pemasaran hasil pertanian, serta kelembagaan pendukung (penyuluhan, komunikasi dan informasi, pembiayaan, investasi, birokrasi).
Kompetensi Lulusan S1 Agribisnis
Lulusan Program Studi Agribisnis dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengorganisasi (mengelola) sistem dan usaha agribisnis secara berkelanjutan berdasarkan etika bisnis; memiliki kemampuan mengimplementasikan (menerapkan) dan mengembangkan agribisnis berbasis pertanian berkelanjutan serta berkomunikasi dan menjalin kerjasama secara efektif; memiliki kemampuan mengidentifikasi permasalahan, memfasilitasi, memediasi dan mengembangkan kapasitas masyarakat agribisnis dalam sistem sosial, ekonomi dan nilai-nilai budaya lokal; memiliki kemampuan berpikir analitik untuk mengidentifikasi, merumuskan masalah dan akar masalah serta mengambil prakarsa untuk mencari solusi berbasis ilmiah dalam sistem agribisnis yang berkelanjutan; memiliki kemampuan dalam Bahasa Inggris dan memiliki wawasan kemandirian/kewirausahaan; dan secara menyeluruh memiliki kemampuan mengintegrasikan produksi usahatani (on farm) dan pendukungnya (sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk dan alat mesin pertanian), pengolahan hasil pertanian (agroindustri), distribusi dan pemasaran hasil pertanian beserta kelembagaan pendukungnya (penyuluhan, komunikasi dan informasi, pembiayaan, investasi, birokrasi), serta teknologi pangan industri dan pengolahan makanan.
Lulusan Agribisnis juga memiliki keterampilan dan kemampuan mengelola/menangani bidang teknologi pangan seperti berikut ini.
- Bidang Produksi
Mengatur jalannya proses produksi bahan makanan pada suatu industri pengolahan makanan sehingga kualitas produk dapat terjamin, efisiens dan menguntungkan. - Bidang Reseach dan Development
Mengadakan penelitian dan pengembangan sistem pengolahan dan produk untuk improvisasi dan inovatif dengan proses pengolahan yang baik ke arah efisiensi. - Bidang Kontrol Kualitas
Melakukan monitoring dan pengendalian kualitas yang mencakup kebutuhan bahan baku, bahan penolong, bahan pengawet dan produk sesuai dengan kualitas dan keamanan. - Bidang Quality Anssurance
Melakukan pengendalian dan pengontrolan serta merancang spesifikasi bahan-bahan dalam pengolahan, mesin, peralatan dan prosedur pengolahan untuk menjadi mutu dan keamanan produk pangan yang terjamin. - Bidang Rancang Bangun Mesin dan Peralatan Industri Pangan
Melakukan perencanaan dan perancangan mesin, dan peralatan proses pengolahan yang efektif, efisien dan aman sesuai dengan standar kualitas. - Bidang Managemen dan Marketing Produk Pangan
Melakukan pengaturan dan pengendalian serta pembelian dan pemasaran bahan baku, bahan penolong dan produk yang terlibat dalam proses pengolahan makanan.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Agribisnis adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang agribisnis; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang agribisnis, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang agribisnis, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Agribisnis
Sarjana Agribisnis dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, manajer/staff, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, dsb, pada berbagai bidang, terutama pada bidang :
- Industri hasil tanaman perkebunan : industri gula, kopi, teh, coklat, dsb.
- Industri hasil tanaman hortikultura : industri pengolahan dan pengawetan buah-sayur.
- Industri produk fermentasi : alkohol, sorbitol, HFS, bir, MSG, makanan tradisional dsb.
- Industri hasil peternakan : industri pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, pakan ternak, dsb.
- Industri hasil perairan : industri pengalengan dan pengolahan hasil perairan (ikan air tawar, ikan laut seperti sarden/mackerel, tuna, udang, kerang, rumput laut dsb).
- Industri hasil tanaman pangan : industri pangan instan, roti/bakery, flour mills, dsb.
- Industri produk minuman dan makanan ringan : air kemasan, soft drink, syrup, confectionery, jam & jelly, snack & crackers, pangan ekstruksi dsb.
- dsb.
Sarjana Agribisnis dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional; sebagai pengawas gizi di berbagai perusahaan, dsb.
Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan jasa konsultan atau kontraktor di bidang agrobisnis, pertanian, dan pangan; di bidang industri dan pengolahan hasil pertanian; mendirikan restoran dan catering (jasa boga), dsb.
Prospektus S1 Teknologi Industri Pertanian (Agroindustri, Agroteknologi) |
Kompetensi Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan mengembangan dan menerapkan teknologi dengan melibatkan ilmu-ilmu kimia, matematik, fisika, keteknikan dan biologi untuk konservasi tanah, memproduksi hasil pertanian dan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk sajian termasuk cara-cara pengawetannya, yang mempunyai nilai tambah di dalam kualitas, nilai gizi dan daya gunanya serta siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan industri, perdagangan dan bahan konsumsi, dengan mengadakan optimasi proses dan manajemen di dalam sistem produksi hayati.
Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian :
- Memiliki kemampuan menggunakan, merancang dan mengembangkan berbagai peralatan dan proses agroindustri.
- Memiliki kemampuan mengelola sistem agroindustri meliputi kemampuan managerial, rekayasa (engineering) penguasaan teknologi dan proses produksi.
- Mampu secara sistematis memecahkan permasalahan dalam sistem agroindustri dan trampil mengembangkan berbagai alternatif.
- Memiliki kemampuan merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dan sumber daya alam (hasil pertanian)
- Memiliki kemampuan melakukan proses transpormasi infut (bahan baku, mesin, modal tenaga kerja dan metode)
- Mampu mengadakan penelitian dan pengembangan sistem agroindustri untuk improvisasi dan inovatif dengan proses pengolahan yang baik ke arah efisiensi.
- Mampu melakukan monitoring dan pengendalian kualitas yang mencakup kebutuhan bahan baku, bahan penolong, bahan pengawet dan produk sesuai dengan kualitas dan keamanan.
- Mampu melakukan pengendalian dan pengontrolan serta merancang spesifikasi bahan-bahan dalam pengolahan, mesin, peralatan dan prosedur pengolahan untuk menjadi mutu dan keamanan produk pertanian yang terjamin.
- Memiliki kemampuan melakukan perencanaan dan perancangan mesin, dan peralatan proses pengolahan yang efektif, efisien dan aman swsuai dengan standar kualitas.
- Mampu melakukan pengaturan dan pengendalian serta pembelian dan pemasaran bahan baku, bahan penolong dan produk yang terlibat dalam proses pengolahan pada agroindustri.
- Memiliki kemampuan melakukan penanganan pasca panen hasil pertanian, mengolah hasil pertanian, melakukan sanitasi dan pengawasan, menjalankan manajemen industri pertaniann, dan mampu melaksanakan kewirausahaan.
- Menguasai ketrampilan teknis dan manajerial tentang budidaya, seperti penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama penyakit gulma, panen dan pasca panen serta kompetensi manajerial dan kewirausahawan.
- Memiliki pengetahuan dan apresiasi pada sistem biologi atau pertanian yang digunakan sebagai dasar penerapan teknologi dan keteknikan.
- Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan teknologi pada pengolahan hasil pertanian dan membuat pendekatan untuk upaya pemecahan masalah serta evaluasinya.
- Memiliki kemampuan merancang sistem dan proses dengan memperhatikan aspek-aspek gizi, ekonomi, sosial dan dampak lingkungannya.
- Memiliki kemampuan berkomunikasi, melakukan pembelajaran secara mandiri dan membangun kerjasama.
- Memiliki jiwa wirausaha yang menguasai teknologi dengan profesionalisme tinggi serta mampu mengadopsi dan menjadi inovator yang peka dan tanggap terhadap perkembangan teknologi industri pertanian, sehingga mampu memanfaatkan peluang usaha yang didasari pertimbangan keilmuan.
- Memiliki jiwa sosial dan profesionalisme yang bertanggungjawab untuk memecahkan permasalahan teknologi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
- Merencanakan, melaksanakan, mengelola, mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam pekerjaan pada agroindustri.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknologi Industri Pertanian adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknologi industri pertanian; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknologi industri pertanian, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknologi industri pertanian, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, manajer/staff, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, dsb, pada berbagai bidang, terutama pada bidang :
- Industri hasil tanaman perkebunan : industri gula, kopi, teh, coklat, dsb.
- Industri hasil tanaman hortikultura : industri pengolahan dan pengawetan buah-sayur.
- Industri produk fermentasi : alkohol, sorbitol, HFS, bir, MSG, makanan tradisional dsb.
- Industri hasil peternakan : industri pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, pakan ternak, dsb.
- Industri hasil perairan : industri pengalengan dan pengolahan hasil perairan (ikan air tawar, ikan laut seperti sarden/mackerel, tuna, udang, kerang, rumput laut dsb).
- Industri hasil tanaman pangan : industri pangan instan, roti/bakery, flour mills, dsb.
- Industri produk minuman dan makanan ringan : air kemasan, soft drink, syrup, confectionery, jam & jelly, snack & crackers, pangan ekstruksi dsb.
- dsb.
Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional, dsb.
Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan jasa konsultan atau kontraktor di bidang pertanian dan agroindustri, di bidang industri dan pengolahan hasil pertanian; mendirikan restoran dan catering (jasa boga), dsb.
| Prospektus S1 Arsitektur (Teknik Arsitektur) |
Kompetensi Lulusan S1 Arsitektur
Lulusan Program Studi Arsitektur dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan perencanaan dan perancangan arsitektur berbasis teknologi informasi untuk merancang bangunan dan lingkungannya serta semua aspek yang berkaitan dengan bidang arsitektur, interior, arsitektur lansekap, perancangan tapak, struktur bangunan terpadu, perumahan dan pemukiman, urban desain atau perancangan kota, komputasi model arsitektur, perancangan ruang luar, teori arsitektur, sains arsitektur dan teknologi, struktur dan konstruksi arsitektur yang berkaitan dengan pengembangan konstruksi, struktur, dan bahan bangunan; memiliki kemampuan menggunakan teknologi Informasi dalam perancangan aristektur; memahami pengetahuan dasar teknik arsitektur, khususnya berkaitan dengan teori, sejarah, merancang bangunan dan lingkungannya dengan baik; memiliki kepekaan dan tanggungjawab yang tinggi terhadap terjaganya kualitas lingkungan yang baik bagi keberlangsungan hidup masyarakat; menghayati dan mengamalkan kode etik arsitek dalam keilmuan, penelitian dan profesi, dsb.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Arsitektur adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang arsitektur; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang arsitektur, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang arsitektur, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Program Studi Arsitektur memiliki integritas yang kuat, kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan mengikuti perkembangan pengetahuan di bidang arsitektur, kemampuan memimpin orang lain, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Arsitektur
Sarjana Arsitektur dapat bekerja dan berkarir sebagai entreprenuer (wirausahawan), konsultan atau kontraktor, akademisi atau peneliti di perguruan tinggi negeri, swasta, dan lembaga penelitian; atau berkarir di instansi pemerintah dan swasta sebagai manajer profesional, pengawas, atau tenaga ahli di bidang arsitektur, interior, arsitektur lansekap, perancangan tapak, struktur bangunan terpadu, perumahan dan pemukiman, urban desain atau perancangan kota, komputasi model arsitektur, perancangan ruang luar, teori arsitektur, sains arsitektur dan teknologi, struktur dan konstruksi arsitektur yang berkaitan dengan pengembangan konstruksi, struktur, bahan bangunan, dsb.;
Berkarir sebagai Arsitek Profesional di Lembaga Pemerintahan, Organisasi Swasta, di berbagai departemen dan lembaga seperti di Departemen Pekerjaan Umum dan Perencanaan Kota Indonesia dan pengendalian di dinas pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten di seluruh Indonesia.
Menjadi Entreprenuer (Wirausahawan) dengan membangun jasa konsultan atau kontraktor berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
| Prospektus S1 Administrasi Bisnis/Niaga |
Kompetensi Lulusan S1 Administrasi Bisnis/Niaga
Kompetensi utama lulusan Administrasi Bisnis/Niaga adalah menjadi seorang pebisnis / entrepreneur (menjadi perintis dan mengelola bisnis sendiri / pemilik usaha) maupun adbis-preneur (seorang pekerja dengan kemampuan mengelola bisnis secara efektif dan efisien sesuai dengan kebijakan pemilik perusahaan), atau profesional (bekerja di berbagai institusi negeri atau swasta) yang memiliki karakter tangguh dan ulet untuk mencapai kesuksesan karir.
Lulusan Program Studi Administrasi Bisnis/Niaga dibekali dengan pengetahuan, moral dan etika profesi, ketrampilan dan kemampuan teori / konsep bisnis untuk mengelola berbagai jenis organisasi/perusahaan secara komprehensif dalam hal keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, asuransi, operasi bisnis, perencanaan dan simulasi bisnis, serta pengambilan keputusan stratejik; memiliki kemampuan untuk menerapkan ilmu yang diperolehnya baik pada tingkat perumusan kebijakan maupun dalam tataran operasional, termasuk aplikasi pengetahuan yang terkait dengan usaha kecil dan menengah; memiliki kemampuan manajerial yang baik, mampu bekerja dalam tim, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang dapat diteladani; mampu berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan mendukung perdamaian dunia, serta memiliki landasan moral dan etika yang baik dalam kehidupan personal dan profesional.
Selain itu, juga dibekali dengan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengelola perusahaan, mengembangkan sistem informasi manajemen, membuat rencana bisnis, melakukan presentasi dan negosiasi bisnis dengan baik; kemampuan analitis ekonomi, kuantitatif dan manajemen; menyusun dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan; menyusun rancangan studi kelayakan bisnis; melakukan perencanaan dan riset pemasaran, dsb.
Kompetensi dasar Sarjana Administrasi Bisnis/Niaga adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang administrasi niaga/bisnis; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang administrasi niaga/bisnis, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang administrasi niaga/bisnis, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Program Studi Administrasi Bisnis/Niaga memiliki kemampuan memimpin organisasi bisnis dengan integritas yang kuat, yaitu kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami pengetahuan di bidang administrasi niaga/bisnis, kemampuan memimpin orang lain.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Administrasi Bisnis/Niaga
Sarjana Administrasi Bisnis/Niaga dapat bekerja dan berkarir sebagai :
Entreprenuer (wirausahawan), akademisi atau berkarir di berbagai instansi/lembaga/perusahaan pemerintah ataupun swasta (nasional, regional, maupun multinasional) sebagai manajer yang profesional dan ahli di bidang bisnis, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, operasional, seperti di perusahaan manufaktur, perusahaan jasa, rumah sakit, hotel, perbankan, pendidikan, teknologi informasi, komunikasi, pemerintahan daerah (Propinsi/Kabupaten/Kota), Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Dinas UMKM, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, dan sebagainya.
Menjadi Konsultan bisnis/manajemen yang handal, dan Wirausahawan yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi.
Prospektus S1 Ilmu Administrasi Negara (Administrasi Publik) |
Administrasi negara adalah seluruh proses yang dilakukan organisasi maupun perseorangan yang berkaitan dengan penerapan atau pelaksanaan hukum dan peraturan yang dikeluarkan oleh badan legislatif, eksekutif serta peradilan, terutama proses bagaimana kebijakan itu diimplementasikan.
Ilmu administrasi negara semakin berkembang dan
di dunia kerja semakin dibutuhkan sejalan dengan era globalisasi, teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan pemahaman tentang pendekatan ataupun tata cara penting dalam meneliti, menganalisis dan memecahkan masalah-masalah implementasi kebijakan.
Kompetensi Lulusan S1 Administrasi Negara
Lulusan Program Studi Administrasi Negara memiliki kompetensi dalam hal pengelolaan dan manajemen organisasi publik, seperti Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Kinerja, Sistem Pemerintah Daerah, Kepemimpinan, Administrasi Keuangan, Public Opinion dan Kebijakan Public, Akuntansi Sektor Publik, Perbendaharaan Negara, e-Government, Desain Organisasi baik untuk Instansi Pemerintah maupun Swasta.
Lulusan Program Studi Administrasi Negara dibekali dengan kemampuan, ketrampilan, etika, dan pengetahuan tentang sistem administrasi negara, pemerintahan daerah, birokrasi dan demokrasi, keuangan negara, ekonomi politik, akuntabilitas publik dan pengawasan, keuangan daerah, manajemen pelayanan umum, administrasi pembangunan, manajemen perkotaan, administrasi lingkungan, kebijakan publik, hukum administrasi negara, administrasi kepegawaian negara, kepemimpinan, e-government, perencanaan dan manajemen stratejik dalam sektor publik, dsb; serta kemampuan untuk mengelola berbagai jenis organisasi secara komprehensif dan kemampuan mengambil keputusan stratejik.
Kompetensi dasar Sarjana Administrasi Negara adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang administrasi negara; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang administrasi negara, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang administrasi negara, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Administrasi Negara memiliki kompetensi intelektual, manajerial dan behavior untuk masalah-masalah publik sehingga mampu membangun administrasi dan manajemen publik yang bercirikan "good governance"; kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menangani masalah-masalah publik berdasarkan landasan metodologis; memiliki wawasan futuristik dan sistematik; kemampuan membuat terobosan-terobosan melalui pemikiran kretif dan inovatif dalam rangka memberdayakan peran serta masyarakat; serta kemampuan mengembangkan public-private partnership dan beorientasi pada pemenuhan kebutuhan dan kepuasan warga.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Administrasi Negara
Sarjana Administrasi Negara dapat bekerja dan berkarir di semua lembaga pemerintah dan non pemerintah seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), instansi pemerintah, lembaga keuangan, lembaga pelayanan publik (swasta maupun pemerintah), sebagai administrator profesional, ahli Otonomi Daerah, ahli Manajemen Pengembangan Bisnis, anggota DPR/D, analis, peneliti, wartawan, akademisi/dosen, pemimpin/manajer, dsb.
Sarjana Administrasi Negara dapat bekerja menjadi perencana pembangunan di instansi pemerintah pusat (BAPPENAS), pemerintah propinsi atau kabupaten/kota (BAPPEDA), atau di perusahan-perusahan negara (BUMN) dan instansi lainya.
Menjadi pemimpin atau manajer di instansi pemerintah khususnya bidang kepegawaian, logistik, perkantoran, sistem informasi, manajemen humas, pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (Persero, Perum, Perjan), Pengawasan (Inspektorat Jenderal dan Inspektorat Wilayah).
Menjadi dosen/pengajar bidang Administrasi Negara dan Pemerintahan di PTN/PTS atau pusat-pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat).
Dapat bekerja pada perusahaan-perusahaan yang terkait dengan dengan publik/masyarakat atau terkait pelayanan dan politik, khususnya pada program community development (pengembangan masyarakat).
Berwiraswasta (Entreprenuer) menjadi konsultan administrasi dan politik yang handal, dsb.
Kompetensi Lulusan S1 Ilmu Hukum
Lulusan Program Studi Ilmu Hukum dibekali dengan pengetahuan, etika, dan kemampuan menguasai serta memahami baik secara teoritis, konsep dan mahir atau terampil dalam penerapan ilmu (praktek) hukum di masyarakat; mengembangkan sikap kritis dan terampil; mengembangkan kajian-kajian disiplin ilmu hukum secara kritis; mengembangkan karakter humanis; memiliki watak yang selalu berpihak kepada nilai-nilai / norma-norma yang menjadi dasar keberpihakan nurani manusia yang cenderung kepada kebenaran, keadilan dan hak asasi manusia; menguasai ketrampilan dan kemahiran hukum (profesional) serta kemampuan membangun integritas; mengembangkan sikap peka dan aktif terhadap masalah-masalah sosial masyarakat di sekitarnya yang bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan secara universal; memahami hak asasi manusia secara individu dan kelompok; berpihak pada nilai- nilai keadilan, kejujuran dan kebenaran.
Lulusan Program Studi Ilmu Hukum memiliki pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk menganalisa permasalahan hukum yang ada dan mencari solusi atas permasalahan tersebut dalam masyarakat, termasuk menyediakan dokumen yang dibutuhkan dalam mendampingi masyarakat menangani perkara, baik di luar maupun di dalam pengadilan; menganalisis permasalahan hukum yang ada dan mencari solusi atas permasalahan tersebut dalam masyarakat dengan menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat; memahami regulasi pertanahan, perbankan dan pasar modal, serta mampu memetakan permasalahan di bidang pertanahan dan perbankan, termasuk pasar modal; menganalisisi permasalahan Hukum Internasional yang ada dan mencari solusi atas permasalahan tersebut dalam lingkup nasional maupun internasional dengan mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan universal dalam masyarakat global; serta mengelola dokumen hukum.
Kompetensi dasar Sarjana Hukum adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang hukum; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang hukum, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang hukum, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Program Studi Ilmu Hukum dididik untuk menjadi sarjana Hukum yang berakhlak mulia, mandiri, penuh percaya diri yang berguna bagi masyarakat dan negara, dengan memiliki semangat profesionalisme di bidang hukum; menguasai hukum Indonesia dasar ilmiah dan dasar kemahiran kerja untuk mengembangkan ilmu hukum dan hukum; peka terhadap masalah keadilan dan masalah kemasyarakatan serta mampu menganlisis masalah hukum dalam masyarakat; mampu menggunakan pengetahuannya sebagai sarana untuk memecahkan masalah kemasyarakatan dengan bijaksana dan berdasar atas prinsip keadilan dan hukum.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Ilmu Hukum
Sarjana Hukum dapat bekerja dan berkarir sebagai legal officer di berbagai industri seperti perbankan dan industri keuangan, praktisi hukum (pengacara, notaris dan pejabat pembuat akta tanah, konsultan hukum); aparat penegak hukum (hakim, jaksa, polisi), akademisi, diplomat dan analis hukum.
Berkarir/bekerja di Instansi Pemerintah maupun Swasta sebagai Hakim, Jaksa, Pengacara, Panitera, Notaris, Penasehat Hukum, Analis Hukum Ekonomi-Perbankan, Manajemen Personalia, Pejabat Pembuat Akta Tanah, Peneliti, Jurnalis, Politisi, LSM, Dosen/Pengajar di Lembaga Pendidikan, dsb
Mendirikan sendiri jasa Konsultan Hukum / Advokasi, Notaris, Analis Hukum, dsb.
Prospektus S1 Ilmu Komunikasi, Periklanan (Advertising), Hubungan Masyarakat (Humas) / Public Relations (PR), Penyiaran (Broadcasting), Jurnalistik |
Dunia komunikasi berkembang sangat cepat seiring dengan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Hal ini berdampak positif terhadap
kebutuhan tenaga kerja di bidang ilmu komunikasi yang sangat tinggi, terutama sarjana ilmu komunikasi.Komunikasi adalah suatu proses dari seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
Secara sederhana, komunikasi dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk memberi/menerima informasi di antara mereka.
Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang tersebut.
Competencies of Graduates of S1 Ilmu Komunikasi
Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi dibekali dengan kemampuan, ketrampilan, etika, dan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar, teori-teori ilmu komunikasi dan studi-studi media, mampu memberikan analisis kritikal, menguasai aplikasi media kreatif, kemampuan manajerial serta metodologi sehingga mampu memahami dan menjelaskan permasalahan-permasalahan dalam masyarakat dan mampu merumuskan alternatif penyelesaian dari prespektif komunikasi dan studi media; memiliki kemampuan mengidentifikasi, menganalisis secara kritis dan mensintesis fenomena komunikasi dan media dalam masyarakat; memiliki kemampuan mengelola kampanye marketing, public relations, sosial dan politik yang efektif dengan mendasarkan pada prinsip manajemen modern yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.
Kompetensi dasar Sarjana Ilmu Komunikasi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang ilmu komunikasi dan/atau hubungan masyarakat dan/atau periklanan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Sarjana Ilmu Komunikasi memiliki kompetensi mengimplementasikan konsep, teori, metodologi ilmu komunikasi dan studi media serta mengembangkan kemampuan manajerial strategis serta kreatif media untuk kepentingan pembangunan, penyusunan kebijakan dan pemberdayaan masyarakat; memiliki kemampuan melakukan penelitian di bidang komunikasi massa secara umum, bidang kebijakan regulasi media secara khusus dan mampu menghasilkan kebijakan regulasi media secara internal maupun eksternal yang selaras dengan kepentingan sosial, ekonomi, politik, kultural yang berlaku.
Untuk
peminatan/konsentrasi Hubungan Masyarakat/Humas (Public Relations / PR) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu atau organisasi; memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi; membawa individu ataupun organisasi menjadi populer, berkembang pesat, solid, dan mendapat dukungan; secara internal organisasi menjadi pusat informasi organisasi sehingga mampu mendinamisasi, motivator dan menciptakan iklim organisasi yang kondusif sesuai dengan tuntutan zaman; secara eksternal organisasi menjadi manager komunikasi dalam menghadapi pers dan masyarakat; dan membuat program-program dalam mengambil tindakan secara sengaja dan terencana dalam upaya-upayanya mempertahankan, menciptakan, dan memelihara pengertian bersama antara organisasi dan masyarakatnya. Juga memiliki kemampuan menyusun perencanaan dan melakukan analisis atas problema komunikasi kehumasan yang berorientasi kepada customer relation management; mampu menjadi tenaga profesional yang handal di bidang pemasaran dan kehumasan dalam komunikasi publik media massa dan multimedia
Untuk
peminatan/konsentrasi Periklanan (Advertising) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menerapkan strategi kreatif periklanan dan strategi pemasaran; merancang ilustrasi, sketsa dan topografi periklanan; menggunakan komputer dalam membuat desain komunikasi visual, desain grafis dan animasi periklanan; menggunakan dan memahami teknik kamera elektronik, melakukan recording dan editing, membuat fotografi periklanan, memproduksi iklan cetak dan elektronik, membuat copywriting, visualisasi dan story board, dan selanjutnya mengolahnya menjadi alat promosi berupa iklan media cetak, televisi, radio, brosur, poster, flyer, billboard, dsb.
Untuk
peminatan/konsentrasi Penyiaran (Broadcasting) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk mengkomunikasikan suatu karya cipta dan informasi kepada masyarakat luas yang dikemas dalam bentuk siaran; memiliki kemampuan komunikasi pemasaran, dan mampu membuat strategi periklanan yang efektif di media publikasi; mampu menyusun rencana kerja redaksi lembaga broadcasting yang berazaskan kaidah-kaidah kepenyiaran; mampu mengolah bahan berita, dan menyajikannya di media massa cetak dan elektronik; memiliki kualifikasi sebagai praktisi profesional di bidang kepenyiaran yang berwawasan pragmatis, berjiwa wirausaha, bersikap inovatif, kreatif, produktif dan memiliki kemampuan analitis.
Untuk
peminatan/konsentrasi Jurnalistik :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa melalui pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi, pendapat pemerhati secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan dan dipublikasikan pada surat kabar, majalah, dan media massa lainnya; memiliki kemampuan untuk membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada isi berita; serta dibekali dengan pemahaman bahwa dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas).
Profession and Career Graduates of S1 Ilmu Komunikasi
Sarjana Ilmu Komunikasi dapat bekerja dan berkarir di semua jenis perusahaan (lokal, nasional/regional, maupun multinasional), semua lembaga pemerintah dan non pemerintah termasuk LSM, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), semua departemen, lembaga keuangan, lembaga pelayanan publik (swasta maupun pemerintah), media penyiaran, media periklanan, industri pertelevisian, perfilman, rumah produksi (production house), industri media cetak (koran, tabloid, majalah), media elektronik (TV, radio, internet) sebagai tenaga profesional, praktisi dan konsultan PR/Humas, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, sebagai media planner, account executive, art/creative director, copywriter, presenter, television broadcaster, radio broadcaster, producer, professional master of ceremony, MC Professional, jurnalis, reporter, wartawan, peneliti, anggota DPR / DPRD, akademisi/dosen, pemimpin/manajer, pengamat komunikasi publik, pengamat komunikasi politik, pengamat media, pemerintah dan pengamat masalah-masalah dan fenomena komunikasi yang terjadi di masyarakat, koresponden, pengamat humas pemerintah, dsb.
Menjadi dosen/pengajar/peneliti bidang ilmu komunikasi di PTN/PTS atau pusat-pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat), atau peneliti di Lembaha-lembaga Riset, Rating, Survei.
Berwiraswasta (Entreprenuer) dengan mendirikan perusahaan periklanan, perusahaan media massa, perusahaan penyiaran, media periklanan, media penyiaran, media cetak (koran, tabloid, majalah, media elektronik (TV, radio, internet), konsultan hubungan masyarakat, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, dsb.
| Prospektus S1 Pendidikan Bahasa Inggris |
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris
A. KOMPETENSI KHUSUSLulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :
1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Bahasa Inggris- Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris
- Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran Bahasa Inggris dengan penguasaan yang tinggi.
- Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
- Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.
2. Peneliti di bidang Pendidikan Bahasa Inggris- Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
- Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Bahasa Inggris.
- Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru Bahasa Inggris atau peneliti Bahasa Inggris.
- Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan Bahasa Inggris.
3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.- Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan Bahasa Inggris secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.
4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian- Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
- Memiliki kemampuan mengaplikasikan Bahasa Inggris dalam berbagai bidang ilmu lain.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.
B. KOMPETENSI UMUMKompetensi umum Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan Bahasa Inggris; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan Bahasa Inggris, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan Bahasa Inggris, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris
Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Peneliti Pendidikan Bahasa Inggris, Pemimpin/Manajer Pendidikan Bahasa Inggris, Konsultan Pendidikan Bahasa Inggris, dsb.
Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Bahasa Inggris.
| Prospektus S1 Pendidikan Matematika |
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Matematika
A. KOMPETENSI KHUSUSLulusan Program Studi Pendidikan Matematika dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :
1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Matematika- Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan matematika sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan matematika
- Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran matematika dengan penguasaan yang tinggi.
- Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
- Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.
2. Peneliti di bidang Pendidikan Matematika- Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
- Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan matematika.
- Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru matematika atau peneliti matematika.
- Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang pendidikan matematika
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan matematika.
3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.- Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan matematika secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.
4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian- Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
- Memiliki kemampuan mengaplikasikan matematika dalam berbagai bidang ilmu lain serta dalam bidang ilmu terapan.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.
B. KOMPETENSI UMUMKompetensi umum Sarjana Pendidikan Matematika adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan matematika; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan matematika, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan matematika, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Matematika
Sarjana Pendidikan Matematika dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Matematika, Peneliti Pendidikan Matematika, Pemimpin/Manajer Pendidikan Matematika, Konsultan Pendidikan Matematika, dsb.
Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Matematika.
Prospektus S1 Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR) |
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)
A. KOMPETENSI KHUSUSLulusan Program Studi Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR) dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :
1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)- Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR) sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR)
- Memiliki kemampuan mengembangkan teori-teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR) dengan penguasaan yang tinggi.
- Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
- Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.
2. Peneliti di bidang Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)- Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
- Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR).
- Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru orjaskes dan rekreasi (OPJKR) atau peneliti olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR).
- Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR)
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR).
3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.- Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR) secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.
4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian- Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
- Memiliki kemampuan mengsinergikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR) dalam berbagai bidang ilmu lain.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.
B. KOMPETENSI UMUMKompetensi umum Sarjana Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR) adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR); dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang pendidikan orjaskes dan rekreasi (OPJKR), mampu mengikuti perkembangan baru di bidang pendidikan olahraga, jasmani, kesehatan dan rekreasi (OPJKR), melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR)
Sarjana Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR) dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Orjaskes dan Rekreasi (OPJKR), Peneliti Pendidikan Orjaskes dan Rekreasi (OPJKR), Pemimpin/Manajer Pendidikan Orjaskes dan Rekreasi (OPJKR), Konsultan Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR), dsb.
Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Olahraga, Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (OPJKR).
| Prospektus S1 Sistem Informasi |
Sistem Informasi bersama-sama dengan teknik informatika, merupakan bidang yang paling cepat berkembang sehingga terjadi pergeseran pada dunia usaha, dunia industri, dan ekspansinya menimbulkan kesempatan lapangan kerja yang luas dalam berbagai sektor bidang Sistem Informasi meliputi pengembangan sistem informasi, metode dan peralatannya (bahasa pemrograman dan database), manajemen sistem informasi dan rekayasa sistem informasi.
Program studi Sistem Informasi menerapkan, mengkaji, dan mengembangkan ilmu yang melandasi rekayasa sistem informasi. Arah kajian keilmuan dari program studi ini mencakup disiplin, proses, teknik dan alat bantu yang dibutuhkan dalam rekayasa sistem informasi yang meliputi tahap perencanaan, pembangunan, implementasi dan pemeliharaan.
Sistem Informasi sangat diperlukan di berbagai bidang dunia kerja, terutama dalam menghadapi liberalisasi ekonomi dalam era globalisasi yang tidak terlepas dari dunia infomrasi; sehingga perlu dipersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berkompetisi dalam setiap aspek, khususnya bidang sistem informasi.
Kompetensi Lulusan S1 Sistem Informasi
Lulusan Program Studi Sistem Informasi dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk membuat program sesuai dengan proses bisnis, merancang dan membangun sistem basis data, melakukan pemrograman berbasis Web, berbasis bahasa pemrograman terkini dan tercanggih, rekayasa perangkat lunak, sistem multimedia, merancang dan membangun sistem berbasis objek; mengidentifikasikan kebutuhan jaringan pada suatu organisasi, merancang dan membangun sistem informasi korporasi (enterprise information system), mengelola proyek teknologi informasi dan komunikasi, melakukan audit sistem informasi, e-business, menjadi trouble shooter komputer, dsb.
Lulusan Program Studi Sistem Informasi memiliki kompetensi dan keahlian sebagai Analisis Sistem (System Analysis), Desainer Sistem (System Designer), Konsultan Pengembangan Sistem, Administrator Database (Database Administrator), Administrator Jaringan (Network Administrator), dsb.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Sistem Informasi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang sistem informasi; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di sistem informasi, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang sistem informasi, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Program Studi Sistem Informasi memiliki kompetensi dan keahlian yang mampu memberikan solusi terintegrasi di bidang E-Business, Corporate Information System, Information Management, Komputerisasi Akuntansi; juga mampu menjadi wirausahawan handal berbasis teknologi informasi; menjadi manusia berkualitas yang memiliki intelektualitas tinggi, kreatif, inovatif serta peka terhadap fenomena yang terjadi di lingkungan masyarakat; dapat memberikan solusi terhadap permasalahan sistem informasi yang ada di masyarakat, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Sistem Informasi
Sarjana Sistem Informasi dapat bekerja dan berkarir di bidang sistem informasi korporasi, database, networking, software, multimedia, e-business di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, IT/IS consultant, perusahaan telekomunikasi, industri manufaktur, perbankan, asuransi dan lembaga keuangan lainnya, lembaga penelitian, perusahaan jasa (transportasi, pariwisata, hotel dan lain lain), perusahaan networking, internet service provider, perguruan tinggi, dsb.
Berkarir/berprofesi sebagai Analisis Sistem (System Analysis), Desainer Sistem (System Designer), Konsultan Pengembangan Sistem, Administrator Database (Database Administrator), Administrator Jaringan (Network Administrator), Manajer Departemen Sistem Informasi, Manajer Proyek Pengembangan Sistem Informasi, Tenaga Ahli/Pengajar/Dosen, dsb.
Menjadi technopreneur dengan mendirikan jasa konsultan di bidang information and communication technology system, business & system analysis, programmer, dsb.
| Prospektus S1 Teknik Elektro |
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Elektro
Secara umum, lulusan program studi Teknik Elektro memiliki kemampuan profesional di bidang teknik elektro dalam kehidupan bermasyarakat, mengikuti dan menguasai perkembangan konsep ilmu dan teknologi baru dalam bidang Teknik Elektro, serta mampu menerapkan keilmuannya yang bermanfaat bagi kebutuhan industri bersifat lokal maupun global; memiliki kemampuan mengatur, merancang dan mengambil keputusan secara prinsipil dalam menerapkan ilmunya sehingga mencapai hasil kompetitif dan optimal, berfikir analitis dan kritis dalam mengambil keputusan persoalan teknik elektro; memiliki kemampuan menerapkan ilmu dan prinsip rekayasa teknik elektro dan memiliki integritas pribadi yang tangguh, kreatif, dan cakap; memiliki kemampuan memformulasikan dan menganalisis permasalahan teknik elektro sekaligus mengembangkan sistem penyelesaiannya; memiliki kemampuan mendesain sistem di bidang teknik elektro; mampu berkomunikasi dengan efektif; memiliki kemampuan menerapkan secara sistematis, tahapan-tahapan, metode-metode dan konsep-konsep yang diperlukan dalam bidang Teknik Elektro.
Kompetensi dasar Sarjana Teknik Elektro adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik elektro; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknik elektro, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik elektro, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Secara khusus, Lulusan Teknik Elektro dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, kemampuan dan ketrampilan untuk mengaplikasikan teori-teori teknik elektro yang berkembang pesat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi pada bidang :
Teknik Sistem Tenaga Listrik, meliputi teknik konversi energi, teknik transmisi dan distribusi tenaga listrik, sistem interkoneksi, teknik-teknik pengaturan dan pengaman, teknik tegangan tinggi, analisa sistem tenaga, sistem pengaman tenaga listrik, rancang bangun kelistrikan industri, rancang bangun dan analisis jaringan listrik, analisis kualitas tenaga, mesin listrik, transformator, elektronika daya, pengukuran listrik, pengujian dan kalibrasi perangkat listrik tegangan menengah, dsb.
Teknik Telekomunikasi dan Multimedia, meliputi sistem komunikasi, teknik pengiriman dan penerimaan sinyal informasi, transmisi dan propagasi gelombang elektromagnetik, perencanaan pemancar dan penerima, penggunaan mikroprosesor dalam pengolahan sinyal informasi serta sistem komunikasi lainnya, teknik komunikasi terapan, jaringan telekomunikasi, rekayasa rancang bangun modem paket radio traffic tipis dan rekayasa rancang bangun TV repeater, multimedia, rancang bangun teknik database, rancang bangun teknik jaringan informasi elektronika, manajemen proyek telekomunikasi, rancang bangun teknik sistem antena & penyediaan komunikasi radar, dsb.
Teknik Sistem Pengaturan/Kontrol, meliputi model matematika, dinamika sistem, komponen dan peralatan pengatur, pengaturan dengan komputer, perencanaan dan analisis model sistem, teknik pengaturan optimal, teknik pengaturan digital, teknik robot serta penerapan teknik sistem pengaturan lainnya, teknik sistem, PLC (Programmable Logic Controller), pengaturan proses industri rancang bangun instrumentasi, automatisasi industri, analisis sistem, simulasi sistem dan optimasi sistem, dsb.
Teknik Sistem Komputer, meliputi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, sistem logika, penggunaan logika dalam rancang bangun komputer, pemakaian komputer sebagai alat pemroses data serta pembuatan program dan penganalisaan hasil program, digital dan interfacing, pengolahan digital, jaringan multimedia, jaringan komputer, sistem basis data, perancangan sistem komputer, bahasa pemrograman, citra digital, teknologi (desain) rangkaian terintegrasi, dsb.
Teknik Elektronika, meliputi rangkaian dan komponen elektronika, rangkaian integrasi, perencanaan peralatan elektronika, teknik pembuatan komponen, serta penggunaan alat-alat ukur elektronik dalam industri dan biomedika, perancangan dan teknik sistem elektronika berbasis fuzzy logic, elektronika medik, instrumentasi, teknik Rangkaian Terpadu Skala Besar (VLSI), perancangan sistem elektronika analog, perancangan sistem elektronika digital, perancangan sistem elektronika terpadu, elektronika divais, teknologi (desain) rangkaian terintegrasi, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Elektro
Sarjana Teknik Elektro dapat bekerja dan berkarir di instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional), industri jasa (seperti perbankan), serta berbagai perusahaan elektronika, tenaga listrik, telekomunikasi, sistem kontrol, sistem komputer, seperti telepon, radio, televisi, instrumentasi, radar, komputer, sistem pengendalian, sistem telekomunikasi satelit, informatika, kendali otomatis, robotik, antena, wireless telekomunikasi, PLC (Programmable Logic Controller), pengolahan citra dan machine vision, pengolahan sinyal digital, renewable energi, audit energi, pembangkit tenaga listrik serta transmisi dan distribusi, digital dan interfacing, pengolahan digital, jaringan multimedia, jaringan komputer, sistem basis data, sistem komputer, rangkaian terintegrasi, komponen elektronika, peralatan elektronika, alat-alat ukur elektronik dalam industri dan biomedika, elektronika medik, sistem elektronika analog dan digital, dsb
Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) dengan mendirikan jasa konsultan elektronika, konsultan tenaga listrik, konsultan telekomunikasi, konsultan sistem kontrol, konsultan sistem komputer; atau mendirikan kontraktor atau perusahaan produksi elektronika, telekomunikasi, sistem kontrol, sistem komputer, dsb.
| Prospektus S1 Teknik Mesin |
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Mesin
Lulusan Program Studi Teknik Mesin dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk mendesain suatu peralatan mesin, mengkonversikan energi dari sumbernya menjadi energi yang berguna, memproduksi benda ataupun bagian-bagian mesin dari segi teknik, proses maupun manajemen.
Lulusan Teknik Mesin memiliki kompetensi, ketrampilan, dan pengetahuan tentang mesin dasar, mekanika benda padat, hidraulic dan pneumatic, automotif, metalurgi, teknologi las, teknologi cor, kegagalan material, sistem pembangkit daya, mekanika dan mesin fluida, bahan bakar dan motor pembakaran dalam, perpindahan panas dan massa, teknik pendingin dan pengkondisian udara, mesin perkakas dan perautan, teknologi mekanik, metrologi industri, CNC dasar, permesinan industri, computer aided engineering, mekanika dan instrumentasi, sistem dan otomasi industri, maintenance engineering, energy conversion, energy management, dsb.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Mesin adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik mesin; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknik mesin, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik mesin, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Sarjana Teknik Mesin menguasai dasar-dasar dari hakikat ilmu Teknik Permesinan secara umum maupun secara khusus; memiliki kemampuan berpikir kreatif dan kritis sehingga mampu belajar terus-menerus secara mandiri untuk selalu dapat mengikuti perkembangan bidang keahlian tersebut, sehingga memiliki daya adaptasi yang besar terhadap tuntutan lingkungannya; memiliki ilmu dan wawasan yang luas sehingga dapat berwiraswasta dan menciptakan lapangan kerja; menguasai bidang teknik mesin yang memiliki peranan penting dalam proses industrialisasi seperti alat penggerak, alat konstruksi dan mesin perkakas pabrik; juga mampu menangani penelitian, perancangan dan pengembangan bidang teknik seperti otomotif, teknologi manufaktur serta bidang konvervasi energi.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Mesin
Sarjana Teknik Mesin dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, perusahaan manufaktur, otomotif, energi, jasa konsultasi & kontraktor, pertambangan & perminyakan, lembaga penelitian, perguruan tinggi (PTN dan PTS), dsb; sebagai pemimpin atau manajer, atau tenaga ahli maintenance engineering, konversi energi, manajemen energi, perancang dan pengembang bidang teknik seperti otomotif, teknologi manufaktur, dsb.
Menjadi technopreneur dengan mendirikan jasa konsultan dan kontraktor yang berkaitan dengan pemakaian bahan bakar, performance, dampak dan manajemen energi, analisa performance engine, training pengoperasian & maintenance, perancangan & pengendalian proses dan sistem manufaktur, pelatihan teknologi manufaktur, CAD/CAM, CNC, quality Control dan metrologi industri, dsb.
| Prospektus S1 Teknik Sipil |
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Sipil
Lulusan Program Studi Teknik Sipil dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan merencana secara lengkap konstruksi Teknik Sipil; memiliki kemampuan melaksanakan pekerjaan pengawasan, dan pengelolaan bangunan; kemampuan membuat laporan kerja (engineering) dan engineering judgment; kemampuan mengenal, mengamati, menganalisa, dan memecahkan secara ilmiah masalah-masalah dalam bidang teknik sipil; juga dibekali dengan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Sipil adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik sipil; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknik sipil, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik sipil, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Teknik Sipil menguasai teori Teknik Sipil berbasis Teknologi Informasi, inovatif, kreatif, dan antisipatif dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan; menguasai dasar-dasar ilmiah dan ketrampilan dalam bidang teknik sipil, sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah teknik sipil; memiliki kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang teknik sipil pada kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan tata kehidupan bersama; mampu bersikap dan berprilaku dalam berkarya di bidang teknik sipil maupun dalam kehidupan bermasyarakat; memiliki kemampuan memimpin organisasi dengan integritas yang kuat, yaitu kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami perkembangan pengetahuan di bidang teknik sipil, kemampuan memimpin orang lain, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Sipil
Sarjana Teknik Sipil dapat bekerja dan berkarir sebagai entreprenuer (wirausahawan), kontraktor, konsultan perencanaan konstruksi bangunan sipil, akademisi atau peneliti di perguruan tinggi negeri, swasta, dan lembaga penelitian; atau berkarir di instansi pemerintah dan swasta sebagai manajer profesional, pengawas, atau tenaga ahli di bidang hidroteknik dan pantai, sungai, waduk, beserta amdal, perhubungan, konstruksi jalan, beton dan bahan bangunan, mekanika tanah dan batuan, struktur, pengendalian banjir, pengamanan pantai, model fisik sungai/waduk, model matematika, jaringan irigasi beserta bangunannya, pengetesan bahan, traffic engineering, manajemen transportasi, geometrik jalan, mix design struktur perkerasan jalan, model transportasi laut, penelitian material untuk struktur jalan, daya dukung untuk struktur jalan, fasilitas bangunan laut, kontrol kualitas dan analisa bahan, dsb.
Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan jasa kontraktor dan konsultan perencanaan konstruksi bangunan sipil, konsultan perencana dan pengawas value engineering serta review design; konsultan perencanaan dan pengawasan perhubungan darat, laut, dan udara, dsb.
| Prospektus D3 Administrasi Keuangan |
Ilmu Administrasi Keuangan merupakan bagian dari ilmu akuntansi yang berkembang sangat cepat dalam mendukung kebutuhan perusahaan, pemerintah dan masyarakat, khususnya perbankan dalam menghadapi globalisasi.
Salah satu sifat mendasar dari Administrasi Keuangan adalah memberikan informasi keuangan yang cepat, tepat dan akurat dengan menggunakan teknologi informasi, sehingga memiliki akuntabilitas kepada seluruh pengguna dalam rangka terciptanya good corporate governance dan good government governance.
Program D-3 Administrasi Keuangan menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi mampu menguasai aplikasi keuangan-perbankan, pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan perbankan, sebagai asisten manajer maupun entrepreneur yang mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi dan keuangan secara profesional serta mampu memahami perkembangan teknologi sistem informasi bidang Administrasi Keuangan yang aplikatif.
Keunggulan Program D3 Secara Umum
Program Diploma Tiga (D3) dan Strata Satu (S1) memiliki keunggulan masing-masing, keduanya sangat dibutuhkan di dunia kerja. Secara umum lulusan Program Diploma Tiga (D3) memiliki sebutan/gelar
"Ahli Madya" disingkat A.Md., sedangkan lulusan Program Strata Satu (S1) memiliki gelar
"Sarjana".
Keunggulan Program D3 adalah :
- Masa studinya 6 semester (3 tahun), sehingga lebih cepat lulus dibanding S1, dan tentu saja total biaya studinya lebih ringan dibanding S1, sehingga bagi masyarakat yang ingin cepat terjun di dunia kerja, disarankan untuk mengambil program D3.
- Materi kuliahnya lebih aplikatif (praktek) sehingga cenderung lebih "siap pakai" dibandingkan S1, namun hal ini tetap bergantung dari individu masing-masing.
- Kebutuhan tenaga kerja terhadap lulusan D3 lebih banyak dibandingkan S1, karena lulusan D3 akan mengisi level menengah pada piramida struktur organisasi dan manajemen perusahaan.
- Dsb.
Kompetensi Lulusan D3 Administrasi Keuangan
Lulusan Program Studi D3 Administrasi Keuangan dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk menyusun laporan keuangan secara umum maupun khusus pada perbankan, mengelola keuangan, operasional perbankan konvensional maupun syariah, penyusunan laporan keuangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam rangka pemenuhan kebutuhan kredit melalui peran sektor perbankan, mengelola sistem informasi akuntansi, melaksanakan audit keuangan, menghitung dan menyusun laporan pajak, menganalisis laporan keuangan sektor publik untuk pengembangan institusi sektor publik maupun secara khusus pada perbankan; mampu melakukan analisis kuantitatif bidang akuntansi, Administrasi Keuangan; mampu melakukan pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan komersial dan sektor publik; mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi; memiliki keahlian di bidang manajemen perpajakan, dsb.
Kompetensi dasar Ahli Madya (D3) Administrasi Keuangan adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang Administrasi Keuangan; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang Administrasi Keuangan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang Administrasi Keuangan, mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan D3 Administrasi Keuangan memiliki integritas yang kuat, kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami pengetahuan di bidang akuntansi, kemampuan memimpin orang lain.
Profesi dan Karir Lulusan D3 Administrasi Keuangan
Ahli Madya Administrasi Keuangan dapat bekerja dan berkarir sebagai Asisten Akuntan Perbankan, Asisten Akuntan Publik, Asisten Akuntan Manajemen, Audit Internal, Asisten Akuntan Pendidik, Accounting Clerk, Stock Control Supervisor, Account Supervisor, Cost Control, Tax Accounting Coordinator, Budget Officer, Assistant Auditor, dan Assistant System Analyst.
Berkarir di Lembaga Pemerintahan, Organisasi Swasta, maupun Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai asisten akuntan perbankan, asisten akuntan/auditor internal atau staf pemeriksa di berbagai departemen dan lembaga seperti di BI (Bank Indonesia), Departemen Keuangan, BPK, BPKP, KPK, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak dan Kantor Wilayah Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia, BUMN, BUMD, PMDN maupun PMA, staf ahli akuntansi dan pengendalian di dinas pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten di seluruh Indonesia.
Menjadi Entreprenuer (Wirausahawan) dengan membangun jasa konsultan akuntan Administrasi Keuangan, koperasi, UKM, keuangan dan perpajakan, konsultan manajemen untuk korporasi maupun perseorangan yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi.